Sejarah
Perjalanan PPNI dan terbentuknya DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara
Lahirnya Persatuan Perawat Nasional Indonesia
Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau PPNI merupakan organisasi profesi yang menjadi wadah pemersatu perawat di seluruh Indonesia. PPNI lahir dari semangat persatuan para perawat Indonesia untuk memiliki satu organisasi profesi yang kuat, mandiri, dan mampu memperjuangkan martabat serta profesionalisme perawat.
Sebelum terbentuknya PPNI, organisasi perawat di Indonesia telah berkembang dalam berbagai bentuk perkumpulan profesi. Untuk menyatukan gerak perjuangan dan memperkuat posisi profesi keperawatan, berbagai organisasi perawat kemudian melakukan fusi atau penggabungan dalam satu wadah organisasi profesi nasional. Pada tanggal 17 Maret 1974, disepakati terbentuknya Persatuan Perawat Nasional Indonesia, yang kemudian dikenal dengan singkatan PPNI. Tanggal 17 Maret juga diperingati sebagai Hari Ulang Tahun PPNI sekaligus momentum penting bagi profesi perawat Indonesia.
Sejak berdirinya, PPNI terus berperan dalam pembinaan anggota, pengembangan kompetensi, peningkatan mutu pelayanan keperawatan, perlindungan profesi, advokasi kebijakan, serta peningkatan kesejahteraan perawat. PPNI hadir sebagai rumah besar perawat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai profesionalisme, etika, solidaritas, pengabdian, dan tanggung jawab sosial dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara
Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Provinsi Kalimantan Utara atau DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara merupakan bagian dari struktur organisasi PPNI yang menaungi, membina, dan mengoordinasikan perawat di wilayah Provinsi Kalimantan Utara.
DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara mulai terbentuk pada tanggal 26 Maret 2016 sebagai wujud kebutuhan organisasi profesi perawat di provinsi termuda di Indonesia. Kehadiran DPW PPNI Kalimantan Utara menjadi langkah penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi, pembinaan anggota, pengembangan profesi, serta perjuangan kesejahteraan dan perlindungan perawat di wilayah Kalimantan Utara.
Pada periode awal kepengurusan, DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara dipimpin oleh H. Abd. Rahman, SKM sebagai Ketua DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara periode 2016–2021. Pada masa kepemimpinan ini, fondasi organisasi mulai dibangun, termasuk penguatan struktur kepengurusan, koordinasi dengan DPD PPNI kabupaten/kota, serta pembinaan anggota perawat di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan institusi pendidikan.
Selanjutnya, pada periode 2022–2027, kepemimpinan DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara dilanjutkan oleh Ns. Rohandi Baharuddin, M.Kep. Pada periode ini, DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara terus memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang aktif, solid, dan responsif terhadap kebutuhan anggota. Fokus pengembangan organisasi diarahkan pada peningkatan profesionalisme perawat, penguatan advokasi dan perlindungan hukum, peningkatan kompetensi, penguatan jejaring kemitraan, serta perjuangan kesejahteraan perawat di wilayah perbatasan, pesisir, pedalaman, dan perkotaan.
Sebagai organisasi profesi, DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk menjadi wadah perjuangan, perlindungan, dan pengembangan bagi seluruh perawat di Kalimantan Utara. Dengan semangat persatuan, profesionalisme, dan pengabdian, DPW PPNI Kalimantan Utara terus bergerak mendukung terwujudnya perawat yang kompeten, bermartabat, sejahtera, dan berkontribusi nyata dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kalimantan Utara.
Jejak Perjalanan
Berdirinya PPNI
Pada 17 Maret 1974 berbagai organisasi perawat berfusi membentuk Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
Terbentuknya DPW PPNI Kaltara
Pada 26 Maret 2016 DPW PPNI Provinsi Kalimantan Utara resmi terbentuk di provinsi termuda di Indonesia.
Periode Kepemimpinan Pertama
Dipimpin H. Abd. Rahman, SKM. Fondasi organisasi dan koordinasi DPD kabupaten/kota dibangun.
Periode Penguatan Organisasi
Dipimpin Ns. Rohandi Baharuddin, M.Kep. Fokus pada profesionalisme, advokasi, dan kesejahteraan perawat.